Teknologi 4DX ini hadir di Blitzmegaplex, Grand Indonesia, Jakarta. Sebuah studio disiapkan secara khusus untuk memutar film dengan teknologi 4DX. Di dalam studio, terdapat sekitar 160 kursi yang diprogram secara khusus untuk bergerak sesuai dengan gerakan di film. Studio ini juga bisa “mengeluarkan” air, angin, bubble serta kabut sesuai dengan alur cerita film. Inilah yang mampu memberikan sensasi, seolah-olah penonton “masuk” dalam film yang disaksikannya.
Pada 21 Agustus 2013 lalu, GADIS diundang untuk menghadiri peluncuran 4DX oleh Blitzmegaplex. Film yang ditayangkan adalah film box office terbaru, Percy Jackson: Sea of Monsters. Ini memang menjadi salah satu keunggulan dari 4DX, yaitu film yang ditampilkan merupakan film-film box office. Jadinya, penonton tidak akan bosan “diguncang-guncang” saat menonton film, karena filmnya sendiri merupakan film yang sedang in.
“Blitzmegaplex menjadi bioskop pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menghadirkan 4DX sepanjang satu film. Meski sekarang kami menayangkan film Hollywood, tidak menutup kemungkinan kami akan menayangkan juga film dari Indonesia,” ungkap Dian Sunardi, Direktur Marketing Blitzmegaplex.
- Namun, untuk merasakan film yang teknologinya diciptakan di Korea Selatan pada tahun 2011 ini, ada beberapa penonton yang tidak diperbolehkan menonton, yaitu:
- Anak dibawah usia 4 tahun
- Penonton dengan tinggi badan di bawah 100 cm
- Ibu hamil
- Manula dan penonton dengan kebutuhan khusus
- Penonton yang menderita sakit serius
- Penonton dengan barat badan lebih dari 120 kg
Selain itu, biar menonton 4DX dengan lebih nyaman, sebaiknya kita :
- Pergi ke toilet lebih dulu sebelum film dimulai
- Tidak membawa makanan dan minuman panas serta es krim ke dalam bioskop
- Pakai baju yang nyaman, karena sepanjang film kita akan bergerak di atas kursi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar